Bersama Membangun Surabaya dengan Isinya
Enciety.com - 02/11/2009 13:12
Kategori : Srikandi Nelayan.
Kehadiran multi stakeholders partnership punya banyak keunggulan. Artinya, satu sama lain tidak lagi muncul ego sektoral, saling melengkapi dan yang paling penting saling mendukung. Apresiasi itu disampaikan Wali Kota Surabaya Bambang Dwi Hartono, di sela–sela peluncuran produk unggulan Srikandi Nelayan di Golden City Mall.
Menurut dia, mengajak orang berjalan bersama itu tidaklah mudah. Banyak yang cemas jika berjalan bersama, sinarnya akan pudar. “Tetapi sungguh suatu kebahagiaan, nampaknya kali ini di belakang program pemberdayaan ekonomi kerakyatan terdapat orang–orang cerdas dan ikhlas,” ujarnya.
Salah satu ciri orang cerdas adalah, tidak merasa khawatir ketika harus berjalan bersama. Tiga perusahaan itu punya keyakinan kuat, dan punya kelebihan sendiri–sendiri. Mereka berbagi pengalaman, ilmu, dan dana. Mereka tahu sesuatu yang dibagi tidak bakal habis. Ini luar biasa. Mencerminkan semangat gotong–royong yang ikhlas, Berawal Dari Hati (BDH).

Abon Udang : Produk Srikandi Nelayan Surabaya
“Srikandi Nelayan kita, dulu tidak begini. Pertama kali saya melihat didikan 3 (tiga) perusahaan besar yang bekerja sama ini, campur aduk perasaan saya. Bangga, terharu, luar biasa campur macem–macem perasaan saya. Kita memulai hal yang baik dan mudah–mudahan ini bisa direplikasi di tempat lain. Dari Surabaya untuk Indonesia,” tutur Bambang DH.
Dia menambahkan,”Ndak mudah, kalau bukan orang cerdas. Ndak mungkin mau dan bisa berjalan bersama. Karena biasanya kalau orang tak cerdas itu logikanya hanya melihat kekurangan orang, atau bahkan perbedaan pun dianggap permusuhan. Tapi kalau orang cerdas sungguh beda, mana ada titik temu, bertemu, dan jalan. JUST DO IT!”
Bambang DH juga mengingatkan,”Sering saya katakan, jangan cuma membangun di Surabaya, tetapi bangunlah Kota Surabaya. Kalau membangun Surabaya, ya Surabaya dengan isinya. Termasuk meningkatkan taraf hidup keluarga dan masyarakat kota Surabaya.”
Ini juga menjadi catatan sejarah terhadap upaya pemberdayaan UMKM (usaha mikro kecil menengah) di Indonesia. Dengan berbasis komunitas dan disokong oleh beberapa komponen badan usaha yang peduli, selain pemerintah kota Surabaya selaku mediator. Program ini merupakan kecerdasan dari semua pihak yang terlibat dan sangat bermanfaat secara langsung pada perekonomian nelayan di pesisir utara Surabaya.

Keripik Kentang Rasa Udang : Produk Srikandi Nelayan Surabaya
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Tri Rismaharini menambahkan, gagasan ini muncul setelah pemerintah kota melihat hasil tangkapan nelayan di Surabaya Utara, terutama di daerah Bulak. Nilainya cenderung merosot dan sering kali terbuang, karena hanya dijual mentah tanpa diolah.
Kabar yang menggembirakan juga bertiup. Setelah peluncuran, produk unggulan Srikandi Nelayan Surabaya Utara ternyata laku keras. Menjelang Idul Fitri 1430 H dan sesudahnya, jumlah pemesanan pihak Carrefour terus meningkat. Bahkan sudah lebih dari 3.000 kemasan abon udang dan keripik kentang rasa udang telah laku terjual. (don@enciety.com)

