enciety Log

Fakta Ketahanan Pangan

Kresnayana Yahya
Kresnayana Yahya

Dalam dialog inspirasi kresnayana Yahya, di Radio Suara Surabaya, 30 Oktober 2009, tentang ketahanan pangan menyebutkan bahwa makin banyak fakta yang perlu kita cermati soal ketahanan pangan di Indonesia, dengan kondisi seperti angka FTR Indonesia 2.35, masih adanya ketergantungan pola makan nasi yang berlebihan, lahan mulai berkurang dan peningkatan jumlah penduduk.

Ada kebutuhan menyediakan makanan, dengan kondisi lahan yang makin menyusut. Diperkirakan apabila tanpa penanganan yang baik maka tujuh hingga sepuluh tahun lagi kita akan “teriak” kekurangan pangan, apalagi saat ini beras, jagung dan ketela makin ada kendala, keterbatasan lahan. Produk biji-bijian ini juga bersaing dengan energi – biofuel.

Pola makan orang Indonesia masih terlalu besar pada porsi karbohidrat, sebagai perbandingan di Jepang 45 kg/orang/tahun, di Singapore dan sekitarnya, 90 kg / orang/tahun, di Indonesia 135 kg/orang/tahun. Bahkan untuk usia 15-35 tahun di Indonesia konsumsi karbohidrat bisa 150 kg / orang / tahun.

Harusnya petani mempunyai akses ke protein hewani. Dulu, orang sering pelihara ikan, jadi kalau pas panen padi juga panen ikan. Sehingga makin banyak petani dan keluarga yang menikmati protein ikan. Namun sekarang makin banyak buruh tani tidak berhak atas sawahnya.

Soal kekurangan lahan, 20 tahun yg lalu, Pulau Jawa terdiri dari 70% pedesaan dan 30% kota, saat ini sudah 60% kota dan 40% pedesaan. Percepatan pertumbuhan yang sangat luar biasa, sehingga konversi dari lahan pertanian ke non pertanian terlalu cepat. Kita rugi, mustinya lahan-lahan yang beririgasi teknis dapat dipertahankan. Butuh waktu untuk sosialisasi dan pelaksanaan, karena ini terkait dengan undang-undang terkait, seperti UU tata ruang.

Ketahanan pangan juga dipengaruhi pola hidup masyarakat. Gengsi selain makan nasi. Kebutuhan kalori sehari sekitar 10-15 rb / orang tapi kalau di desa sebagian kalori itu tidak harus didapatkan dengan membeli.

Bagaimana menurut anda ?

--oo00oo--

Masukkan Komentar Anda