<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Living in Harmony</title>
	<atom:link href="http://enciety.com/blog/2010/03/living-in-harmony/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enciety.com/blog/2010/03/living-in-harmony/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Oct 2011 04:40:19 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Teguh Andoria</title>
		<link>http://enciety.com/blog/2010/03/living-in-harmony/comment-page-1/#comment-106</link>
		<dc:creator>Teguh Andoria</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Mar 2010 03:08:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/?p=639#comment-106</guid>
		<description>Ada sebuah riwayat, dahulu disebuah pasar ada 2 orang pedagang berjualan barang yang sama, satu muslim satu lagi non muslim. Dari hari ke hari pedagang non muslim ini menjadi laris mengalahkan pedagang muslim. Padahal cara berdagang dia tidak jujur (mengurangi timbangan), berbeda dengan muslim yang selalu berusaha menakar dengan adil. Sahabat muslim ini kemudian mengadu pada Rasulullah saw. Dia menceritakan semua masalahnya, satu saran Rasul, yaitu: lebihkan takaranmu. Bersedekahlah, dan benar saja, setelah dia melakukan saran Rasulullah saw pembeli menjadi banyak.

Moral dari cerita ini adalah, bahwa berdagang tidak melulu soal untung-rugi dan keadilan dalam memberikan hak orang lain. Sedekah juga sangat perlu, bukan hanya dalam bentuk melebihkan takaran atau memberi diskon, tetapi juga dalam hal kenyamanan, kemudahan bertransaksi dan yang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sebuah riwayat, dahulu disebuah pasar ada 2 orang pedagang berjualan barang yang sama, satu muslim satu lagi non muslim. Dari hari ke hari pedagang non muslim ini menjadi laris mengalahkan pedagang muslim. Padahal cara berdagang dia tidak jujur (mengurangi timbangan), berbeda dengan muslim yang selalu berusaha menakar dengan adil. Sahabat muslim ini kemudian mengadu pada Rasulullah saw. Dia menceritakan semua masalahnya, satu saran Rasul, yaitu: lebihkan takaranmu. Bersedekahlah, dan benar saja, setelah dia melakukan saran Rasulullah saw pembeli menjadi banyak.</p>
<p>Moral dari cerita ini adalah, bahwa berdagang tidak melulu soal untung-rugi dan keadilan dalam memberikan hak orang lain. Sedekah juga sangat perlu, bukan hanya dalam bentuk melebihkan takaran atau memberi diskon, tetapi juga dalam hal kenyamanan, kemudahan bertransaksi dan yang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

