<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Wirausaha Lokal Tembus Pasar Nasional</title>
	<atom:link href="http://enciety.com/blog/2010/06/wirausaha-lokal-tembus-pasar-nasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enciety.com/blog/2010/06/wirausaha-lokal-tembus-pasar-nasional/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Oct 2011 04:40:19 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: marcel</title>
		<link>http://enciety.com/blog/2010/06/wirausaha-lokal-tembus-pasar-nasional/comment-page-1/#comment-110</link>
		<dc:creator>marcel</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 00:50:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/?p=692#comment-110</guid>
		<description>Dengan hormat ,

Bersama ini saya hendak menceritakan pengalaman saya dalam mencoba menembus pasar ritel modern . 

Ternyata dibutuhkan banyak biaya untuk bisa tampil di rak2 pasar ritel modern tsb , yg mana biayanya diluar kemampuan kami . Hal ini juga terjadi pd saat kami mencoba lagi di jaringan mini market , ternyata biaya yg diminta sampai melebihi Rp.1 milyar/produk untuk bisa produk kami tampil , itupun dgn syarat apabila dlm 3 bln omzet produk km kecil maka produk tsb akan dikeluarkan dari jaringan mini market tsb dan biaya awal yg telah dikeluarkan dianggap hangus .

Padahal produk kami merupakan pionir di Indonesia sejak th1999 dan telah mendapat penghargaan best product &amp; juga telah diekspor ke manca negara sejak th2005 secara rutin .

Untuk produksi kami tidak mempunyai masalah baik untuk perizinan maupun kapasitas dan kualitas dari produk tsb , hanya kami tidak mempunyai kemampuan meningkatkan penjualan lokal(dalam negri) karena terbatasnya jaringan distribusi &amp; kemampuan dalam berpromosi . 
Sehingga pasar dalam negeri telah dikuasai produk sejenis dari Amerika Serikat yang katanya memegang 90% dari market di Indonesia .

Demikian sekelumit pengalaman kami dalam mencoba berhubungan dgn peritel modern di Indonesia .

Terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan hormat ,</p>
<p>Bersama ini saya hendak menceritakan pengalaman saya dalam mencoba menembus pasar ritel modern . </p>
<p>Ternyata dibutuhkan banyak biaya untuk bisa tampil di rak2 pasar ritel modern tsb , yg mana biayanya diluar kemampuan kami . Hal ini juga terjadi pd saat kami mencoba lagi di jaringan mini market , ternyata biaya yg diminta sampai melebihi Rp.1 milyar/produk untuk bisa produk kami tampil , itupun dgn syarat apabila dlm 3 bln omzet produk km kecil maka produk tsb akan dikeluarkan dari jaringan mini market tsb dan biaya awal yg telah dikeluarkan dianggap hangus .</p>
<p>Padahal produk kami merupakan pionir di Indonesia sejak th1999 dan telah mendapat penghargaan best product &amp; juga telah diekspor ke manca negara sejak th2005 secara rutin .</p>
<p>Untuk produksi kami tidak mempunyai masalah baik untuk perizinan maupun kapasitas dan kualitas dari produk tsb , hanya kami tidak mempunyai kemampuan meningkatkan penjualan lokal(dalam negri) karena terbatasnya jaringan distribusi &amp; kemampuan dalam berpromosi .<br />
Sehingga pasar dalam negeri telah dikuasai produk sejenis dari Amerika Serikat yang katanya memegang 90% dari market di Indonesia .</p>
<p>Demikian sekelumit pengalaman kami dalam mencoba berhubungan dgn peritel modern di Indonesia .</p>
<p>Terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

