Archive for the ‘R Scripts’ Category

Memulai R : Menggambar Bidang dengan Fungsi Polygon

Fungsi polygon() di R cukup menarik dalam visualisasi data. Fungsi ini digunakan untuk membuat bidang dan batas. Polygon sebagai bidang dan batas biasa digunakan untuk menjelaskan area penolakan dalam sebuah distribusi normal, area titik potong dalam fungsi linear dan kuadratik dan sebagainya.

Berikut ini R Script dalam membangun bidang dengan fungsi polygon().

plot(0,0,type=”n”,xlim=c(-5,5),ylim=c(-5,5))
x < - c(0,4,2,-2,-4)
y <- c(-4,0,4,4,0)
polygon(x,y,col="blue",border="black")

Hasilnya disajikan seperti berikut ini :

Kita dapat menggunakan fungsi ini untuk membangun berbagai bidang sesuai dengan fungsi matematis yang kita buat. Berikut ini contoh penggunaan fungsi polygon.

Selamat bermain dengan bidang dan warna menggunakan R. (unung@enciety.com)

Visualisasi Data : Thermometer Chart (2)

Visualisiasi Marketing performance dashboard, selain menggunakan line, time series, barchart dan mini pie chart dapat pula kita tambahkan thermochart. Membandingkan indeks antar variabel, lebih mudah kita visualisasikan dengan thermochart. Contoh visualisasi ini dapat kita temukan dalam artikel sebelummya yaitu Visualisasi Data Thermometer Chart. Dalam contoh tersebut visualisasi dibangun dengan menggunakan fungsi line, rect dan polygon.

Saat ini penulis membuat thermo function yang menggabungkan antara image dan fungsi rect.

thermochart(x=20.6,px=100)
thermochart(x=75.2,px=300)
thermochart(x=65.8,px=500)
thermochart(x=89.7,px=700)

Hasilnya adalah sebagai berikut :

Dengan menggunakan image, maka kita lebih mudah menggunakan warna degradasi dan desain yang tidak kaku. Thanks. [unung@enciety.com]

Modifikasi Visualisasi Tabel Menggunakan R

Dalam bahasan lalu, penulis membangun desain dashboard dengan menggunakan Open Office Calc. Dengan materi data yang sama, maka kita coba untuk membangun detail dashboard dengan menggunakan R, khususnya pada materi pengembangan tabel. Rancangan visualisasi tabel dalam marketing executive dashboard merupakan hal yang penting.

Agar tabel yang kita buat cukup dinamis dan mampu terisi dengan berbagai macam obyek (:cell) maka kita terlebih dahulu menuangkan ide obyek table tersebut kedalam UML Class Diagram. Hal ini kita perlukan untuk menangkap fungsi-fungsi dasar dalam tabel seperti colnum, rownum, colspace, rowspace, colors dan lain sebagainya. Termasuk bagaimana hubungan struktur antara tabel dengan items yang ada didalamnya.

Berikut ini hasil R script, yang merupakan implementasi dari desain tabel dengan bantuan notasi UML.

Salam.

unung@enciety.com.