Archive for the ‘R Forum’ Category

Thematic Graphics : Menggabungkan image dan plot di R

Banyak cara untuk menampilkan thematic graphics, salah satunya adalah dengan membuat link data ke database. Sehingga graphics dapat berubah sesuai dengan data. Namun kita juga dapat menampilkan grafik statistik sesuai dengan tema atau grup pembahasan statistika presentasi kita. Misalnya telekomunikasi, retail, media, klinik maupun marketing.

Dalam bahasan ini, akan disajikan contoh menampilkan grafik dalam sebuah tema khusus dengan menggunakan R. Langkah-langkah yang diperlukan adalah sebagai berikut :

1. Mempersiapkan skesta desain

Persiapan sketsa awal ini digunakan untuk membangun layout, agar border atau image yang akan kita jadikan template sesuai dengan data.

2. Mempersiapkan data
Data yang akan diolah merupakan syarat utama, kesesuaian tema, warna hendaknya menjadi pertimbangan. Dalam kasus ini, kita mengambil data konsumsi coklat dalam perayaan Valentine di dunia. Sumber data dari The International Cocoa Organization yang dimuat dalam CBS News Online pada tahun 2004.

3. Mempersiapkan image
Image yang akan kita gunakan untuk membangun kekuatan tema grafik kita dapat kita buat dulu sesuai sketsa awal. Dalam kasus ini, kita menggunakan gimp untuk mengolah image.

4. Menggabung image dan data dengan menggunakan R
Kita dapat menggunakan library pixmap untuk membaca file pnm yang kemudian kita load dalam plot kita. Agar letak grafik sesuai maka dalam desain kita hendaknya memperhatikan koordinat yang ada, sehingga bersesuaian.

Berikut ini contoh membangun thematic graphics menggunakan R.

Dengan menggunakan image sebagai background, border, maupun bagian dari plot, maka kita dapat membuat grafik kita lebih berwarna. Semoga. unung@enciety.com.

Rehat : Membuat Marketing Performance Dashboard Menggunakan Open Office Calc 2.0

Marketing Performance Report dapat ditampilkan menggunakan executive dashboard. Executive Dashboard memberikan gambaran secara visual performansi bisnis yang perusahaan lakukan dalam kurun waktu tertentu.

Jika summary report dilakukan rutin dan banyak, serta terhubung dengan database yang besar maka perusahaan perlu membangun sistem yang terintegrasi secara web (internal) melalui aplikasi yang sudah ada seperti Microsoft Excel maupun database.

Gambar 1. Marketing Performance Executive Dashboard

Namun, kita juga memerlukan Executive Dashboard yang sederhana dan mudah dimodifikasi. Sehingga pada beberapa kondisi kita memerlukan template dashboard, baik menggunakan R, Microsoft Excel, Open Office, Flash, web Interface, dan lain-lain.

Dalam membuat template, kita harus mempersiapkan raw data, sketsa dashboard serta indikator utama yang akan disajikan. Gambar 1 merupakan contoh template Executive Dashboard yang dibangun dengan menggunakan Open Office Calc 2.0.

Tentunya sajian ini semakin menarik jika kita memiliki aplikasi lain, sehingga data dapat terintegrasi. Membuat executive dashboard dengan Open Office mungkin lebih sulit dari Microsoft Excel 2007, namun kita dapat mulai memiliki template dashboard yang dapat kita gunakan sewaktu-waktu. (unung@enciety.com)

Membuat Gantt Chart Sederhana

Gantt Chart merupakan visualisasi chart yang digunakan untuk menggambarkan jadual dari pekerjaan atau proyek.

Berikut definisi Gantt Chart menurut Wikipedia :

A Gantt chart is a type of bar chart that illustrates a project schedule. Gantt charts illustrate the start and finish dates of the terminal elements and summary elements of a project. Terminal elements and summary elements comprise the work breakdown structure of the project. Some Gantt charts also show the dependency (i.e, precedence network) relationships between activities.

Aplikasi Microsoft Project (Windows) maupun Mr Project (Linux) dan banyak aplikasi lain digunakan untuk menggambarkan dengan mudah bagaimana alokasi waktu dan resources dapat kita amati secara grafis.

Untuk membuat Gantt Chart sederhana di R, kita dapat menggunakan fungsi gantt.chart pada library plotrix. Data resources, event, work/task dan time dapat kita simpan dalam bentuk csv. Dengan format sebagai berikut :

———————————————–
Task | Starttime | Endtime
———————————————–

Hasilnya dapat dilihat seperti Gambar 1.

Gambar 1. Contoh Tampilan Gantt Chart Sederhana

Jika kita memiliki WBS yang lebih detail, maka kita dapat membangun fungsi Gantt Chart dengan mengoptimalkan fungsi dasar ataupun dengan melakukan pengembangan pada fungsi gantt.chart pada library plotrix.

Keuntungannya dengan menggunakan R adalah kita dapat membangun model gantt.chart yang kita tampilkan bersama dengan executive dashboard yang kita miliki. Serta kemudahan dalam akses ke berbagai sumber data.

Tantangannya, kita sedikit meluangkan waktu untuk membangun script dibandingkan dengan aplikasi visual. (unung@enciety.com)