<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Statistical Graphics &#38; Data Visualization</title>
	<atom:link href="http://enciety.com/community/R/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://enciety.com/community/R</link>
	<description>Innovation and New Experimentation Model with R</description>
	<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:34:46 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Visualisasi Data : Thermometer Chart (2)</title>
		<link>http://enciety.com/community/R/2009/10/31/visualisasi-data-thermometer-chart-2/</link>
		<comments>http://enciety.com/community/R/2009/10/31/visualisasi-data-thermometer-chart-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Oct 2009 04:44:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Unung Istopo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[R Scripts]]></category>

		<category><![CDATA[chart]]></category>

		<category><![CDATA[dashboard]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/community/R/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Visualisiasi Marketing performance dashboard, selain menggunakan line, time series, barchart dan mini pie chart dapat pula kita tambahkan thermochart. Membandingkan indeks antar variabel, lebih mudah kita visualisasikan dengan thermochart. Contoh visualisasi ini dapat kita temukan dalam artikel sebelummya yaitu Visualisasi Data Thermometer Chart. Dalam contoh tersebut visualisasi dibangun dengan menggunakan fungsi line, rect dan polygon.
Saat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Visualisiasi Marketing performance dashboard, selain menggunakan line, time series, barchart dan mini pie chart dapat pula kita tambahkan thermochart. Membandingkan indeks antar variabel, lebih mudah kita visualisasikan dengan thermochart. Contoh visualisasi ini dapat kita temukan dalam artikel sebelummya yaitu <a href="http://enciety.com/community/R/2008/09/30/visualisasi-data-thermometer-chart/">Visualisasi Data Thermometer Chart</a>. Dalam contoh tersebut visualisasi dibangun dengan menggunakan fungsi <em>line</em>, <em>rect</em> dan <em>polygon</em>.</p>
<p>Saat ini penulis membuat <em>thermo function</em> yang menggabungkan antara <em>image</em> dan fungsi <em>rect</em>.</p>
<blockquote><p>
thermochart(x=20.6,px=100)<br />
thermochart(x=75.2,px=300)<br />
thermochart(x=65.8,px=500)<br />
thermochart(x=89.7,px=700)
</p></blockquote>
<p>Hasilnya adalah sebagai berikut :</p>
<p><img src="http://www.enciety.com/web/data/thermometerchart_using_R.png" alt="" /></p>
<p>Dengan menggunakan image, maka kita lebih mudah menggunakan warna degradasi dan desain yang tidak kaku. Thanks. [unung@enciety.com]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enciety.com/community/R/2009/10/31/visualisasi-data-thermometer-chart-2/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Modifikasi Visualisasi Tabel Menggunakan R</title>
		<link>http://enciety.com/community/R/2009/07/04/modifikasi-visualisasi-tabel-menggunakan-r/</link>
		<comments>http://enciety.com/community/R/2009/07/04/modifikasi-visualisasi-tabel-menggunakan-r/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 07:24:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Unung Istopo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[R Scripts]]></category>

		<category><![CDATA[chart]]></category>

		<category><![CDATA[dashboard]]></category>

		<category><![CDATA[uml]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/community/R/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[Dalam bahasan lalu, penulis membangun desain dashboard dengan menggunakan Open Office Calc. Dengan materi data yang sama, maka kita coba untuk membangun detail dashboard dengan menggunakan R, khususnya pada materi pengembangan tabel. Rancangan visualisasi tabel dalam marketing executive dashboard merupakan hal yang penting. 
Agar tabel yang kita buat cukup dinamis dan mampu terisi dengan berbagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam bahasan lalu, penulis membangun desain dashboard dengan menggunakan Open Office Calc. Dengan materi data yang sama, maka kita coba untuk membangun detail dashboard dengan menggunakan R, khususnya pada materi pengembangan tabel. Rancangan visualisasi tabel dalam <em>marketing executive dashboard</em> merupakan hal yang penting. </p>
<p>Agar tabel yang kita buat cukup dinamis dan mampu terisi dengan berbagai macam obyek (:cell) maka kita terlebih dahulu menuangkan ide obyek table tersebut kedalam UML Class Diagram. Hal ini kita perlukan untuk menangkap fungsi-fungsi dasar dalam tabel seperti colnum, rownum, colspace, rowspace, colors dan lain sebagainya. Termasuk bagaimana hubungan struktur antara tabel dengan items yang ada didalamnya.</p>
<p><img src="http://www.enciety.com/web/data/UMLclassdiagramfortabel.png" alt="" /></p>
<p>Berikut ini hasil R script, yang merupakan implementasi dari desain tabel dengan bantuan notasi UML. </p>
<p><img src="http://www.enciety.com/web/data/executivedashboarusingR.png" alt="" /></p>
<p>Salam. </p>
<p>unung@enciety.com.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enciety.com/community/R/2009/07/04/modifikasi-visualisasi-tabel-menggunakan-r/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Komunikasi, Edukasi dan Community</title>
		<link>http://enciety.com/community/R/2009/05/06/komunikasi-edukasi-dan-community/</link>
		<comments>http://enciety.com/community/R/2009/05/06/komunikasi-edukasi-dan-community/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 08:08:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Unung Istopo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[R Forum]]></category>

		<category><![CDATA[article]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/community/R/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Tidak semua produk cocok dengan model marketing berjenjang ini, ada keunikan yang menyertai dalam pengembangan bisnis dan pemasaran. Namun ada hal yang cukup kuat dipahami oleh pemilik perusahaan, sehingga dengan tepat dia tahu kapan dan jenis produk yang cocok dibangun loyalitasnya melalui MLM. Bukan hanya ilmu marketing handal dan emosional marketing yang dimainkan di sini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak semua produk cocok dengan model marketing berjenjang ini, ada keunikan yang menyertai dalam pengembangan bisnis dan pemasaran. Namun ada hal yang cukup kuat dipahami oleh pemilik perusahaan, sehingga dengan tepat dia tahu kapan dan jenis produk yang cocok dibangun loyalitasnya melalui MLM. Bukan hanya ilmu marketing handal dan emosional marketing yang dimainkan di sini, namun juga kemampuan sales, kemampuan edukasi dan kemampuan membangun komunitas yang makin lama makin menggurita.</p>
<p><img src="http://enciety.com/web/data/komunikasiedukasi.png" alt="" align="left"/>Ambil contoh, salah satu produk MLM yang lagi marak, herba. Produk ini mungkin udah hampir 10 tahun ada, model pengembangan yang sederhana tidak sebesar produk MLM yang lain, tetapi cukup mampu berperan menjadi alternatif bisnis dan wirausaha. Dua produk utamanya yang cukup terkenal Kopi dan Minyak, cukup mampu diserap pasar. Bahkan kopi ini sempat harus antri pada bulan agustus 2008, sehingga yang pesan bulan ini baru akan mendapat kopi 2 hingga 3 bulan lagi. Tentu, bagian produksi akan kewalahan dengan peningkatan jumlah customer yang tajam. Strategi dan manajemen teknologi akan menjadi penentu, suksesnya bisnis ini. Sales force melalui member sangat bagus, dalam mengedukasi market. </p>
<p>Kita dapat mengenali loyalitas customer dengan mengamati perilaku pelanggan kita, pertama kemampuan dan keinginan kuat akan membeli kembali produk kita di masa mendatang, tentu dengan jumlah yang sama atau lebih. Kedua, memberikan rekomendasi kepada orang lain untuk turut serta memiliki pengalaman sukses yang sama yang diceritakan dan dikomunikasi kan dalam tingkat persepsi gold pada produk itu, hingga menimbulkan kebanggaan.</p>
<p>Produk herbal sangat tepat mengundang orang untuk <em>repurchase</em>, anggapan bahwa jamu tradisional, herba memiliki pengaruh yang lebih jangka panjang dibandingkan dengan obat kimiawi menjadi unggulan terserapnya produk ini dengan mudah. Sehingga orang akan terus membeli untuk memenuhi waktu terapinya sesuai dengan tingkat penyakit yang diderita. Cara komunikasi efektif yang dilakukan MLM herba ini, dengan panduan dan pelatihan yang standar bagi stokis nya tentu memiliki dampak komunikasi yang sama dan tepat, dan selalu bertambah. Membangun keyakinan sembuh bagi pelanggan jauh lebih penting dibandingkan meyakinkan pentingnya herbal. Hal ini membuat munculnya klinik herba dan pelatihan kesehatan di tingkat region yang lebih kecil. </p>
<p>Apakah model pemasaran ini akan mengganggu market share yang udah ada. Belum tentu, tetapi menganggu market size ? Silahkan bersama amati. (unung@enciety.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enciety.com/community/R/2009/05/06/komunikasi-edukasi-dan-community/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memodifikasi Image dalam Diagram Batang</title>
		<link>http://enciety.com/community/R/2009/03/03/memodifikasi-image-dalam-diagram-batang/</link>
		<comments>http://enciety.com/community/R/2009/03/03/memodifikasi-image-dalam-diagram-batang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 04:24:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Unung Istopo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[R Forum]]></category>

		<category><![CDATA[chart]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/community/R/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Dalam artikel sebelumnya, sedikit diulas tentang thematic graphics, yaitu bagaimana menggabungkan image pada border yang sesuai dengan tema grafik presentasi kita. 
Sering kita juga membutuhkan modifikasi dalam grafik atau diagram statistik. Jika data yang akan kita buat sangat banyak dan memiliki struktur yang bagus, maka kita dapat dengan mudah menggunakan R sebagai alat bantu statistics [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam artikel sebelumnya, sedikit diulas tentang <em>thematic graphics</em>, yaitu bagaimana menggabungkan image pada border yang sesuai dengan tema grafik presentasi kita. </p>
<p>Sering kita juga membutuhkan modifikasi dalam grafik atau diagram statistik. Jika data yang akan kita buat sangat banyak dan memiliki struktur yang bagus, maka kita dapat dengan mudah menggunakan R sebagai alat bantu statistics report kita. Tetap dengan <em>library pixmap</em>, pada <em>fungsi addlogo</em>, kita dapat memodifikasi diagram batang kita dengan image.</p>
<p>Berikut ini adalah contoh hasil modifikasi diagram batang, dengan tema <em>Bamboo Statistics</em>.</p>
<p><img src="http://www.enciety.com/web/data/bamboo_statistics.png" alt="" /></p>
<p>Pada kasus tertentu, kita hendaknya tetap memilih barplot tanpa image background dan menambahkan image pada barplot kita adalah sekedar ilustrasi bagaimana thematic graphics dapat menjadi pilihan dalam presentasi kita. Salam. unung@enciety.com [www.enciety.com]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enciety.com/community/R/2009/03/03/memodifikasi-image-dalam-diagram-batang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Thematic Graphics : Menggabungkan image dan plot di R</title>
		<link>http://enciety.com/community/R/2009/02/14/thematic-graphics-menggabungkan-image-dan-plot-di-r/</link>
		<comments>http://enciety.com/community/R/2009/02/14/thematic-graphics-menggabungkan-image-dan-plot-di-r/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2009 06:11:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Unung Istopo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[R Forum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://enciety.com/community/R/?p=188</guid>
		<description><![CDATA[Banyak cara untuk menampilkan thematic graphics, salah satunya adalah dengan membuat link data ke database. Sehingga graphics dapat berubah sesuai dengan data. Namun kita juga dapat menampilkan grafik statistik sesuai dengan tema atau grup pembahasan statistika presentasi kita. Misalnya telekomunikasi, retail, media, klinik maupun marketing.
Dalam bahasan ini, akan disajikan contoh menampilkan grafik dalam sebuah tema [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak cara untuk menampilkan <em>thematic graphics</em>, salah satunya adalah dengan membuat link data ke database. Sehingga graphics dapat berubah sesuai dengan data. Namun kita juga dapat menampilkan grafik statistik sesuai dengan tema atau grup pembahasan statistika presentasi kita. Misalnya telekomunikasi, retail, media, klinik maupun marketing.</p>
<p>Dalam bahasan ini, akan disajikan contoh menampilkan grafik dalam sebuah tema khusus dengan menggunakan R. Langkah-langkah yang diperlukan adalah sebagai berikut :<br />
<em><br />
<strong>1. Mempersiapkan skesta desain</strong></em><br />
Persiapan sketsa awal ini digunakan untuk membangun layout, agar border atau image yang akan kita jadikan template sesuai dengan data.</p>
<p><em><strong>2. Mempersiapkan data</strong></em><br />
Data yang akan diolah merupakan syarat utama, kesesuaian tema, warna hendaknya menjadi pertimbangan. Dalam kasus ini, kita mengambil data konsumsi coklat dalam perayaan Valentine di dunia. Sumber data dari The International Cocoa Organization yang dimuat dalam CBS News Online pada tahun 2004.</p>
<p><em><strong>3. Mempersiapkan image</strong></em><br />
Image yang akan kita gunakan untuk membangun kekuatan tema grafik kita dapat kita buat dulu sesuai sketsa awal. Dalam kasus ini, kita menggunakan <a href="http://gimp.org">gimp</a> untuk mengolah image. </p>
<p><em><strong>4. Menggabung image dan data dengan menggunakan R</strong></em><br />
Kita dapat menggunakan library pixmap untuk membaca file pnm yang kemudian kita load dalam plot kita. Agar letak grafik sesuai maka dalam desain kita hendaknya memperhatikan koordinat yang ada, sehingga bersesuaian.</p>
<p>Berikut ini contoh membangun <em>thematic graphics</em> menggunakan R.</p>
<p><img src="http://www.enciety.com/web/data/valentine_day_stat.png" alt="" /></p>
<p>Dengan menggunakan image sebagai background, border, maupun bagian dari plot, maka kita dapat membuat grafik kita lebih berwarna. Semoga. unung@enciety.com.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://enciety.com/community/R/2009/02/14/thematic-graphics-menggabungkan-image-dan-plot-di-r/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
