Posts Tagged ‘chart’

Visualisasi Data : Thermometer Chart

Visualisasi data statistik atau statistical graphics memang menarik untuk terus dieksplorasi. User akan merasa nyaman dan mudah menikmati informasi yang akan disampaikan dalam deretan angka melalui tampilan visualisasi yang menarik.

Data yang terhimpun dalam database besar, maupun catatan kecil di web dapat dengan mudah diintegrasikan menjadi indeks yang mudah dipahami. Dalam bahasan ini kita menampilkan contoh thermometer chart dengan menggunakan R, sebagai basic dalam penyusunan executive dashboard.

Banyak package R yang telah membangun thermometer chart. Pada bahasan ini penulis membangun thermometer chart dengan menggunakan fungsi-fungsi dasar R, yaitu points, rect dan polygon.

Terima kasih.

Salam, Unung

Dirgahayu RI ke -62 – Semoga Indonesiaku Semakin Jaya

Buat negeriku Indonesia – Dirgahayu …… Semoga Bendera Merah Putih Selalu berkibar di Bumi Indonesia. Semoga selalu dalam Lindungan Yang Maha Esa. Amin

Berikut ini R script untuk ikut memeriahkan Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke – 62 – 17 Agustus 2007.

acakbendera < - function() {

plot(1:100,type="n",main="Dirgahayu RI ke-62",axes=F,xlab="",ylab="")
a <- sample(5:95,17)
b <- sample(5:95,17)

for (i in 1:17) {
rect(a[i]-10,b[i],a[i]+10,b[i]+5,col="red")
rect(a[i]-10,b[i]-5,a[i]+10,b[i],col="white")
}

#box()

c <- sample(5:95,8)
d <- sample(5:95,8)

warna <- rainbow(8)

for (i in 1:8) {
points(c[i],d[i],pch=19,col=warna[i])
points(c[i]-2.5,d[i]+5,pch=8,col=warna[i])
points(c[i]-5,d[i],pch=8,col=warna[i])
points(c[i]-2.5,d[i]-5,pch=8,col=warna[i])
points(c[i]+2.5,d[i]-5,pch=8,col=warna[i])
points(c[i]+5,d[i],pch=8,col=warna[i])
points(c[i]+2.5,d[i]+5,pch=8,col=warna[i])

}

}

Silahkan dimodifikasi ya… script sederhana ini .. script ini akan menampilkan 17 Bendera Merah Putih dan 8 Kembang Api Warna Warni :) MERDEKA… Selamat Mencoba.

> acakbendera()

Hasilnya seperti berikut ini :

Dirgahayu RI ke 62

Salam, Unung.

Memulai R dan Analisis Sederhana (5)

Plot ini merupakan modifikasi dari artikel sebelumnya dengan memanfaatkan seluruh data yang ada. Dalam modifikasi ini ditampilkan series nilai ekstrim dari temperatur di Jawa Timur mulai Januari 2000 hingga Desember 2003, proporsi penyinaran matahari yang diplot pada posisi nilai tengah range kelembaban udara di Jawa Timur dengan tambahan legend.

Hasil modifikasi tersebut adalah sebagai berikut :


Sumber Data : Jawa Timur Dalam Angka

Agar modifikasi ini dapat digunakan sebagai bahan analisis maka kita harus mencermati kelayakan dan kemudahan dalam visualisasi datanya agar mudah dipahami. Sehingga jika hasil modifikasi belum mudah untuk dipahami, maka kita harus rela merancang ulang (re-design) model visualisasi data kita. Dan R memberikan jalan dalam “mengacak-acak” rancangan plot kita :)

Salam,

Unung Istopo H.