Archive

Posts Tagged ‘normal distribution’

Rehat : Bola Merah dan Bola Kuning dalam Keranjang

November 29th, 2008

Bagaimana ya menghitung isi keranjang, apakah benar bola merah dan bola kuning sudah terisi 50:50, dengan jumlah masing-masing keranjang sekitar 1000 bola. Nggak harus sama, yang penting, dari 25000 keranjang itu kita yakin perbandingan bola merah dan bola kuning.

Dengan menggunakan asumsi distribusi normal maka pada 25000 keranjang tersebut akan diambil sampel 400. Mari kita coba lakukan dengan pengambilan lima kali sampling replacement.

Berikut ini adalah hasil yang didapatkan untuk masing-masing sampel.

Silahkan bandingkan CI prosentase bola merah dan bola kuning yang terambil pada tiap sampel. Bagaimana jika dalam 5 kali pengambilan sampel, secara konsisten muncul prosentase bola merah selalu lebih tinggi?

Bandingkan jika saat mengambil ada bola yang rusak, sehingga tidak dikenali warnanya :). Probabilitasnya berubah bukan ?

Bagaimana jika percobaan sederhana ini terjadi di dunia politik?

Salam,

Unung

R Forum , ,

R Script : Membuat Plot Under Curve

April 27th, 2005

# Plot under curve
# Modified by Unung@enciety.com 22 Peb 2005 07.12 WIB

# Plot under curve oneside

oneside < - function(x1,x2,color="gray") {
if(x1 < -4 || x1 > 4)
stop(”nilai x1 harus lebih dari -4 atau kurang dari 4″)
if(x2 < -4 || x2 > 4)
stop(”nilai x2 harus lebih dari -4 atau kurang dari 4″)
plot(dnorm,-4,4,axes=F)
segments(-4,0,4,0)
xvals < - seq(x1,x2,length=50)
dvals <- dnorm(xvals)
polygon(c(xvals,rev(xvals)),c(rep(0,50),rev(dvals)),col=color)
segments(0,0,0,0.4,col="red",lty=3)
axis(1,at=c(x1,x2,-4,4,0),labels=c(x1,x2,-4,4,0))
axis(2)
box()
}

Function ini dapat dijalankan sebagai berikut :
Misal untuk menggambarkan daerah penolakan satu sisi antara Z=-1.96 s.d Z=0
> oneside(-1.96,0)

Hasilnya adalah sebagai berikut :

# Plot under curve twoside

twoside < - function(x1,x2,color="gray") {
if(x1 < -4 || x1 > 4)
stop(”nilai x1 harus lebih dari -4 atau kurang dari 4″)
if(x2 < -4 || x2 > 4)
stop(”nilai x2 harus lebih dari -4 atau kurang dari 4″)
plot(dnorm,-4,4,axes=F)
segments(-4,0,4,0)
xvals < - seq(x1,x2,length=50)
dvals <- dnorm(xvals)
polygon(c(xvals,rev(xvals)),c(rep(0,50),rev(dvals)),col=color)
xvals <- seq(-x2,-x1,length=50)
dvals <- dnorm(xvals)
polygon(c(xvals,rev(xvals)),c(rep(0,50),rev(dvals)),col=color)
segments(0,0,0,0.4,col="red",lty=3)
axis(1,at=c(x1,x2,-x2,-x1,-4,4,0),labels=c(x1,x2,-x2,-x1,-4,4,0))
axis(2)
box()
}


Function ini dapat dijalankan sebagai berikut :
Misal untuk menggambarkan daerah penolakan dua sisi antara Z=-1.96 s.d Z=0
> twoside(-1.96,0)

Hasilnya adalah sebagai berikut :

R Scripts